Konstruksi Pengukur Aliran

Apr 17, 2026

Tinggalkan pesan

Secara garis besar konstruksi flowmeter terdiri dari tiga komponen utama yaitu bagian penginderaan, bagian konversi, dan bagian keluaran. Konfigurasi struktural yang berbeda disesuaikan dengan skenario aplikasi spesifik dan kondisi fluida.

 

Konstruksi pengukur aliran mekanis relatif mudah, biasanya terdiri dari wadah, saluran aliran, dan bagian yang bergerak. Misalnya, flowmeter turbin dilengkapi impeler internal; saat fluida mengalir, ia menggerakkan impeler untuk berputar, dan kecepatan putaran ini kemudian diubah menjadi sinyal aliran melalui induksi elektromagnetik atau elemen fotolistrik. Sebaliknya, pengukur aliran roda gigi mengukur volume cairan dengan memantau putaran dua roda gigi yang saling bertautan. Kelas struktur ini sangat menekankan pada presisi pemasangan mekanis dan stabilitas operasional.

 

Konstruksi flowmeter elektromagnetik terutama terdiri dari tabung pengukur, elektroda, kumparan eksitasi, dan liner. Dinding bagian dalam tabung pengukur biasanya dilapisi dengan bahan isolasi; kumparan eksitasi menghasilkan medan magnet, dan ketika cairan konduktif mengalir melalui medan ini, tegangan induksi dihasilkan di antara elektroda, sehingga memungkinkan deteksi aliran. Desain ini tidak memiliki bagian yang bergerak, sehingga sangat cocok untuk mengukur cairan yang mengandung kotoran.

 

Pengukur aliran ultrasonik dibangun di sekitar rakitan inti yang terdiri dari transduser, unit pemrosesan sinyal, dan braket pemasangan. Dengan menempatkan probe ultrasonik secara eksternal pada permukaan pipa atau secara internal di dalam pipa, perangkat ini mencapai pengukuran kecepatan fluida non-kontak. Desainnya yang ringkas meminimalkan gangguan pada saluran pipa dan menjadikannya cocok untuk berbagai kondisi pengoperasian. Selain itu, pengukur aliran modern biasanya mengintegrasikan modul tampilan, antarmuka komunikasi, dan unit catu daya, sehingga memberikan kemampuan digital dan cerdas yang canggih.

Kirim permintaan